Eksponen

Eksponen (P-ISSN: 2085-966X and E-ISSN: 2657-1552) has been published since 2017 by Sentra Kekayaan Intelektual in collaboration with LPPM, Muhammadiyah University, Kotabumi. The journal has regularly published two times a year in April and September. This journal publishes original papers researching that focus on education and mathematic. The editorial team has the right to edit every submitted manuscript without changing the substance of the article. Posts that are not published can be requested back.

Readmore

Current Issue

Eksponen (P-ISSN: 2085-966X and E-ISSN: 2657-1552) has been published since 2017 by Sentra Kekayaan Intelektual in collaboration with LPPM, Muhammadiyah University, Kotabumi. The journal has regularly published two times a year in April and September. This journal publishes original papers researching that focus on education and mathematic. The editorial team has the right to edit every submitted manuscript without changing the substance of the article. Posts that are not published can be requested back.

ISSN
2085-966X (printed) | 2657-1552 (online)
Published
2023-09-28
Accreditation
sinta-5

Articles

IMPLEMENTASI IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas implementasi model Problem Based Learning dengan media Augmented Reality (AR) pada siswa kelas VIII dengan sampel 32 siswa sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa sebagai kelas kontrol. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Teknik pengambilan sampel menggunakan Sample Random Sampling . Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian ini implementasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan media Augmented Realityefektif ditandai dengan hasil belajar kelas eksperimen pencapaian kriteria ketuntasan siswa minimal dan hasil belajar kelas eksperimen setelah penerapan model Problem Based Learning dengan media Augmented Reality lebih baik dari kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional.

DAMPAK MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PENDIDIKAN

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penggunaan media pembelajaran interaktif dan dampaknya pada keterlibatan siswa, pencapaian akademik, dan pemahaman konsep di MI Ma'arif NU Penaruban. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui survei kepada siswa di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa (60%) secara teratur menggunakan media pembelajaran interaktif, sementara 25% menggunakan media tersebut kadang-kadang, dan 15% menggunakan media tersebut jarang. Siswa yang secara aktif menggunakan media pembelajaran interaktif menunjukkan tingkat keterlibatan yang lebih tinggi, peningkatan pencapaian akademik, dan pemahaman konsep yang lebih baik. Faktor-faktor seperti kemampuan belajar siswa, gaya belajar, dan minat siswa terhadap teknologi mempengaruhi efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif. Lingkungan belajar yang kondusif dan dukungan instruksional yang memadai juga berperan penting. Kesimpulannya, penggunaan media pembelajaran interaktif berkontribusi positif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, pencapaian akademik, dan pemahaman konsep di MI Ma'arif NU Penaruban.   Kata Kunci : Dampak, Media Pembelajaran Interaktif, Pendidikan

UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TURUNAN FUNGSI ALJABAR

Tujuan penelitian ini meningkatkan hasil belajar siswa khususnya materi turunan fungsi aljabar melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Indikator keberhasilan dilihat dari meningkatnya ketuntasan belajar klasikal siswa minimal 85% dari banyak siswa. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas XI MIPA 6 SMAN 11 Semarang tahun ajaran 2022/2023. Teknik utama pengumpulan data menggunakan tes dan pengamatan, sedangkan wawancara dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI MIPA 6 mulai dari prasiklus, siklus I, dan siklus II, yakni ketuntasan belajar klasikal siswa sebesar 25%  pada tahap prasiklus meningkat menjadi 44,44 % pada siklus I dan kembali meningkat menjadi 86,11% pada siklus II. Dengan demikian pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar khususnya materi turunan fungsi aljabar siswa XI MIPA 6 SMAN 11 Semarang.

Interpretasi profil Minat peserta didik ditinjau dari kemampuan kognitif matematika pasca pandemi Covid-19

This study aims to analyze students' interest in learning from the cognitive abilities of class VII SMPN 19 Jambi City. This research is a qualitative descriptive research, with a case study approach. The subjects in this study were 6 class VII students of SMP N 25 Jambi City. The research instrument used was a question of students' cognitive tests on ratio material and a questionnaire on students' interest in learning mathematics. Questionnaire distributed via google form. After the researcher carried out the test, then 6 subjects were selected to be the focus of this study who would later be interviewed. The data obtained from the students' cognitive ability tests will be used in the analysis of the learning interests of students who have high, medium or low abilities. The results of the study show that students' excellence in learning in terms of numeracy skills is regulated based on the acquisition of scores in doing skills tests, completing interest in learning, and interviews, indicating that students' excellence in learning science is in the lower grades. This is consistent with in-depth interviews with six subjects representing high, medium and low ability categories. Subjects S1 and S2 are in the high class seen from the acquisition of scores on the cognitive ability test, and are in a very high classification seen from the results obtained from the interest in learning questionnaire. This was reinforced by in-depth interviews, it was found that S1 and S2 subjects really liked learning mathematics, easily understood math material and continued to be actively involved during learning. Keywords: Student’s interest, cognitive abilities, learning mathematics

ANALISIS MISKONSEPSI MATEMATIKA POKOK BAHASAN OPERASI BENTUK ALJABAR PADA PROSES BERPIKIR MASON PADA SISWA KELAS VIII DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 1 LAMPUNG UTARA

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses berpikir siswa yang mengalami miskonsepsi dalam menyelesaikan soal operasi hitung bentuk aljabar pada proses berpikir mason. Metode penelitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan tergolong dalam penelitian kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang siswa kelas VIII MTs Negeri 1 Lampung Utara. Pemilihan subjek dilakukan dengan mempertimbangkan hasil jawaban siswa dengan tingkat Centernity of Response Index (CRI) yang tinggi Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan instrumen pendukung ialah tes dan wawancara. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami miskonsepsi terjadi pada tahap attack yaitu ketika penyelesaian soal dalam mengoperasikan bentuk aljabar yaitu perkalian dan penjumlahan suku tak sejenis.  

Eksperimentasi Media Pembelajaran Math Bilbul Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemandirian Belajar Siswa

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata antara pembelajaran menggunakan media pembelajaran Math Bilbul dengan pembelajaran menggunakan buku paket ditinjau dari kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan desain faktorial 2×3. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 3 Gadingrejo tahun ajaran 2022-2023. Sampel penelitian terdiri dari kelas VII 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-3 sebagai kelas kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data adalah teknik tes dan teknik angket, dengan instrumen tes hasil belajar matematika dan angket kemandirian belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan sel tak sama, uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan rata-rata antara pembelajaran menggunakan media pembelajaran Math Bilbul dengan pembelajaran menggunakan buku paket ditinjau dari kemandirian belajar siswa terhadap hasil belajar matematika. Namun, tidak ada interaksi antara pembelajaran yang digunakan dengan kemandirian belajar siswa

PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERDASARKAN KESIAPAN BELAJAR DI TINGKAT SEKOLAH MENENGAH ATAS

Abstract: Every individual has their uniqueness and characteristics. Likewise, students were individuals who have uniqueness and characteristics that vary from one another. In class X in one of the high schools in Serang City, there is a variety of learning readiness it is necessary to do differentiated learning to meet this diversity so that students can optimize their potential according to their competence. The purpose of lessons is to determine the impact of the application of differentiated learning on the learning process and how it be apply in class X Biology subjects. This research uses descriptive qualitative type with the source of research information from students. Modificated of lesson plans and LKPD for Biology subjects based on differentiated learning based on the diversity of students' learning readiness. The results showed an impact on changes in the behavior of students who were more active and enthusiastic in Biology learning activities. Therefore, it can be conclude that the Problem-Based Learning (PBL) learning model based on differentiated learning readiness can be apply in class X.

Indexer Sites