EVALUASI TINGKAT KEBERHASILAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DI DESA SAWOJAJAR

Main Article Content

Abstract

Inseminasi Buatan menjadi salah satu teknologi reproduksi untuk peningkatan populasi sapi pedaging dengan cara meningkatkan perbaikan mutu genetik ternak, sehingga dalam waktu pendek dapat menghasilkan anak dengan kualitas baik dalam jumlah yang besar dengan memanfaatkan pejantan unggul. Teknologi IB mulai menjadi trendĀ  ditingkat peternak sapi pedaging. Namun evaluasi tingkat keberhasilannya belum banyak diketahui. Berdasarkan trend teknologi IB tersebut maka dilakukan evaluasi tingkat keberhasilan teknologi inseminasi buatan pada sapi pedaging di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi. Metode penelitian dilakukan adalah metode penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan menurut metode purposive sampling dengan cara pengisian kuisioner kepada peternak dan inseminator. Variabel yang diamati yakni hasil persepsi hasil adopsi teknologi IB, data jumlah ternak di tiga kelompok ternak, jumlah ternak aseptor, nilai S/C, dan tingkat kebuntingan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yakni Adopsi teknologiĀ  IB pada ternak sapi pedaging di Desa Sawojajar menunjukkan angka Service per Conception (S/C) 3,4 dan Conception Rate (CR) 3,7% yang dinilai masih rendah dan perlu ditingkatkan. Ada empat aspek yang diduga menyebabkan rendahnya tingkat keberhasilan teknologi IB yakni semen pejantan, kesuburan ternak betina, keterampilan inseminator, dan pengetahuan peternak dalam mengidentifikasi fase estrus pada ternak.

Downloads

Download data is not yet available.
Authors:
Jonathan Anugrah Lase
Dian Lestari
Ulvi Fitri Handayani
Keywords:
1. Conception Rate
2. Inseminasi Buatan
3. Sapi Pedaging
4. Sawojajar
5. Service per Conception
Published: Nov 2, 2021

Article Details

Section
Articles