Efektivitas Pestisida Imidakloroprid Spirotetramat Terhadap Populasi Hama pada Tanaman Semangka
Abstract:
Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) adalah buah yang sangat disukai orang Indonesia karena rasanya yang manis, renyah, dan banyak airnya. Dari data Badan Pusat Statistik Provinsi Lampung menyatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki total produksi semangka sebesar 19.442 t-1 tahun-1 dan mendapat peringkat ke 5 dalam produksi semangka se-Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Bali (BPS, 2022). Namun, dalam kegiatan budidaya tanaman semangka terkendala dengan organisme pengganggu tanaman (OPT), menurut Kumbara (2024) menyatakan bahwa hama yang menyerang tanaman semangka dan bahkan menurunkan produksi adalah ulat grayak, kutu kebul, lalat buah dan kepik hijau. Salah satu cara yang digunakan petani untuk mengendalikan hama pada tanaman semangka dengan pestisida. Pestisida adalah salah satu komponen penting dalam pertanian yang dapat membantu petani mengatasi organisme pengganggu. Pestisida yang digunakan dalam penelitian ini berbahan aktif Imidakloroprid Spirotetramat. Imidakloroprid Pirotetramat berfungsi untuk menghentikan biosintesis lipid dan menjadi alternatif baru. Penelitian ini dilakukan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, sejak Bulan April 2024 hingga Juni 2024. Penelitian menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini melibatkan semua petani yang menanam semangka jenis Juve di berjumlah 30 petani dengan luas lahan antara 2500 m-2 ha-1 dan lebih. Sampel yang digunakan untuk penelitian ini adalah total populasi, yaitu 30 petani. Perlakuan yang diamati adalah populasi hama pada tanaman semangka. Simpulan dari penelitian ini adalah pestisida yang mengandung pestisida Imidakloroprid + Spirotetramat dengan aplikasi tepat waktu, tepat dosis, dan tepat sasaran efektif mengendalikan hama kutu kebul (Bemissia tabaci), thrips, kepik Hijau (Nezara viridula L.), lalat Buah (Bactrocera sp), dan ulat Grayak (Spodoptera frugiperda) pada tanaman semangka di Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Downloads
Abdurrosyid. 2021. Hama Tanaman Semangka Dan Cara Mengatasinya. Kampus Tani. https://www.kampustani.com/hama-tanaman-semangka-dan-cara-mengatasinya/. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
BPS Provinsi Lampung. (2022). Produksi Semangka Lampung Terbesar Kelima di Indonesia. https://ppid.lampungprov.go.id/detail-post/Produksi-Semangka-Lampung-TerbesarKelima-Di-Indonesia, diakses pada Tangga 21 Agustus 2024, Pukul 10.00 WIB.
Djojosumarto . P. 2008. Pestisida dan Aplikasinya. Jakarta: Agro Media Pustaka.
Fadel. M., dan Alam. A. 2023. Biologi Ulat Grayak Spodoptera frugiperda J.E.Smith
(Lepidoptera: Noctuidae) Pada Tanaman Jagung. Jurnal Agrotekbis. Vol 11 (1): 155-164.
Infarm. 2024. Mengenal Hama Thrips Dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman Cabai.
https://www.infarm.co.id/detail-artikel/mengenal-hama-thrips-dan-cara-pengendaliannyapada-tanaman-cabai. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
Kumbara. A. M. 2024. Hama yang Menyerang Tanaman Semangka. Hasil Wawancara pada
Tanggal 20 September 2024, Pukul 13.00 WIB.
Nauen. R., U. Reckmann, J. Thomzik dan W. Thielert. 2008. Biological profile of spirotetramat
(Movento®) – a new two-way systemic (ambimobile) insecticide against sucking pest
species. Bayer CropScience Journal. Vol 61 (2) : 245-278.
Oktavia. N. D., Anita. D. M. dan Rahayu. S. P. 2015. Penggunaan Pestisida dan Kandungan
Residu Pada Tanah dan Buah Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) (Studi di Kelompok
Tani Subur Jaya Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember). Artikel Ilmiah
Hasil Penelitian Mahasiswa. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.
Plant Hormones. 2023. https://id.plant-growth-regulator.com/info/this-new-formula-is-designedto-treat-pests-su-85342253.html. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
Puslitbang Tanaman Pangan. 1990. Kesimpulan Rapat Kerja Pusat Penelitian dan
Pengembangan Tanaman Pangan 1990. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman
Pangan. 65 hlm
Septian. R. D., Lutfi. A., Tatang. S., Nurcahyo. W. S., dan Ultach. E. 2021. Identifikasi dan
Efektivitas Berbagai Teknik Pengendalian Hama Baru Ulat Grayak Spodoptera
frugiperda J. E. Smith pada Tanaman Jagung Berbasis PHT-Biointensif. Jurnal Ilmu
Pertanian Indonesia. Vol 26 (4) : 521-529.
Setiawan, Y.A, dan Bernik, M. 2019. Penyuluhan Dampak Penggunaan Pestisida dan
Pengendalian Kualitas Produk Bagi Masyarakat Desa Pamekaran, Sumedang, Jawa Barat.
Bandung: JPM, Vol. 1 (2): 26 – 38.
Setiawati. 2008. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), Balai Penelitian Tanaman Sayuran). Jakarta
Wardana, Wa Ode Dian Purnamasari, dan Muzuna. 2021. Pengenalan Dan Pengendalian Hama Penyakit Pada Tanaman Tomat Dan Semangka Di Desa Sribatara Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri. Vol 5 (2) : 464-476.
- Abdurrosyid. 2021. Hama Tanaman Semangka Dan Cara Mengatasinya. Kampus Tani. https://www.kampustani.com/hama-tanaman-semangka-dan-cara-mengatasinya/. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
- BPS Provinsi Lampung. (2022). Produksi Semangka Lampung Terbesar Kelima di Indonesia. https://ppid.lampungprov.go.id/detail-post/Produksi-Semangka-Lampung-TerbesarKelima-Di-Indonesia, diakses pada Tangga 21 Agustus 2024, Pukul 10.00 WIB.
- Djojosumarto . P. 2008. Pestisida dan Aplikasinya. Jakarta: Agro Media Pustaka.
- Fadel. M., dan Alam. A. 2023. Biologi Ulat Grayak Spodoptera frugiperda J.E.Smith
- (Lepidoptera: Noctuidae) Pada Tanaman Jagung. Jurnal Agrotekbis. Vol 11 (1): 155-164.
- Infarm. 2024. Mengenal Hama Thrips Dan Cara Pengendaliannya Pada Tanaman Cabai.
- https://www.infarm.co.id/detail-artikel/mengenal-hama-thrips-dan-cara-pengendaliannyapada-tanaman-cabai. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
- Kumbara. A. M. 2024. Hama yang Menyerang Tanaman Semangka. Hasil Wawancara pada
- Tanggal 20 September 2024, Pukul 13.00 WIB.
- Nauen. R., U. Reckmann, J. Thomzik dan W. Thielert. 2008. Biological profile of spirotetramat
- (Movento®) – a new two-way systemic (ambimobile) insecticide against sucking pest
- species. Bayer CropScience Journal. Vol 61 (2) : 245-278.
- Oktavia. N. D., Anita. D. M. dan Rahayu. S. P. 2015. Penggunaan Pestisida dan Kandungan
- Residu Pada Tanah dan Buah Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) (Studi di Kelompok
- Tani Subur Jaya Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember). Artikel Ilmiah
- Hasil Penelitian Mahasiswa. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.
- Plant Hormones. 2023. https://id.plant-growth-regulator.com/info/this-new-formula-is-designedto-treat-pests-su-85342253.html. Diakses pada 30 September 2024, Pukul 15.55 WIB.
- Puslitbang Tanaman Pangan. 1990. Kesimpulan Rapat Kerja Pusat Penelitian dan
- Pengembangan Tanaman Pangan 1990. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman
- Pangan. 65 hlm
- Septian. R. D., Lutfi. A., Tatang. S., Nurcahyo. W. S., dan Ultach. E. 2021. Identifikasi dan
- Efektivitas Berbagai Teknik Pengendalian Hama Baru Ulat Grayak Spodoptera
- frugiperda J. E. Smith pada Tanaman Jagung Berbasis PHT-Biointensif. Jurnal Ilmu
- Pertanian Indonesia. Vol 26 (4) : 521-529.
- Setiawan, Y.A, dan Bernik, M. 2019. Penyuluhan Dampak Penggunaan Pestisida dan
- Pengendalian Kualitas Produk Bagi Masyarakat Desa Pamekaran, Sumedang, Jawa Barat.
- Bandung: JPM, Vol. 1 (2): 26 – 38.
- Setiawati. 2008. Tumbuhan Bahan Pestisida Nabati dan Cara Pembuatannya untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), Balai Penelitian Tanaman Sayuran). Jakarta
- Wardana, Wa Ode Dian Purnamasari, dan Muzuna. 2021. Pengenalan Dan Pengendalian Hama Penyakit Pada Tanaman Tomat Dan Semangka Di Desa Sribatara Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Membangun Negeri. Vol 5 (2) : 464-476.