Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Robusta Pola Monokultur Pasca Kenaikan Harga Kopi Tahun 2024 (Study Kasus Desa Sukananti Kecamatan Way Tenong)

Published: May 30, 2026

Abstract:

The increase in coffee prices in 2024 is an opportunity for farmers to earn more income. Coffee farmers in Sukananti Village generally cultivate coffee monoculture. Monoculture planting patterns can provide higher incomes because farmers will be more focused on crops with monoculture patterns. The novelty and focus of the research conducted are to examine the income of coffee farmers with a monoculture system when coffee prices increase significantly in 2024. The study aims to determine the income and feasibility of robusta coffee farming in Sukananti Village, Way Tenong District, West Lampung Regency, after the price increase that occurred in 2024. The sample or respondents used in this study were 25% of the population of robusta coffee farmers, namely, 73 robusta coffee farmer respondents. The sample determination was carried out using the simple random sampling method or a simple random sampling technique. Data analysis used the structure of income and costs in farming. The results showed that income from coffee farming was Rp. 57,679,892.83 with a net income of Rp. 49,481,482.37. Per hectare/season/year. R/C ratio analysis based on cash costs and total costs of robusta coffee farming per hectare/year/season in Sukananti Village, Way Tenong District, West Lampung Regency, is valued at 13.74 and 7.04, where the value is > 1. This indicates that robusta coffee farming is very feasible to run.

Keywords:
1. Kopi Robusta
2. Lampung Barat
3. Usahatani
4. Pendapatan
5. Kelayakan
Authors:
1 . Aji Setiya Bakti
2 . Sri Puji Lestari
3 . Ungki Prabowo Putra
4 . Zakiatun Nufus
5 . Yansen Atik
6 . Yuni Elmita Sari
How to Cite
Bakti, A. S., Lestari, S. P., Putra, U. P., Nufus, Z., Atik, Y., & Sari, Y. E. (2026). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Robusta Pola Monokultur Pasca Kenaikan Harga Kopi Tahun 2024 (Study Kasus Desa Sukananti Kecamatan Way Tenong). Journal of Agriculture and Animal Science, 6(1), 108–117. https://doi.org/10.47637/agrimals.v6i1.2375

Downloads

Download data is not yet available.
References

    Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

    Az Zahra, F., Rumallang, A., & Hasriani. (2023). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Arabika Penanganan Pasca Panen Proses Kering & Basah (Studi Kasus di Desa Kendenan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang). WIRATANI : Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 55–69. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/wiratani.v6i1.116

    Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Kopi Indonesia 2021.

    Bramana, S. M., Deswana, E., & Hartati, D. Y. (2022). Pengaruh Harga dan Kualitas Biji Kopi Terhadap Pendapatan Petani Pada Distributor Jhody Di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan. Jurnal Kolegial, 10(2), 158–173. https://doi.org/10.55744/kolegial.v10i2.177

    Haryanto, Y., Effendy, L., & Tri Yunandar, D. (2021). Karakteristik Petani Milenial pada Kawasan Sentra Padi di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 25–35. https://doi.org/10.25015/18202236982

    Hutasoit, M. F., Prasmatiwi, F. E., & suryani, A. (2019). Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kopi di Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 7(3), 346–353. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jiia.v7i3.3772

    Istianah, Hastuti, D., & Prabowo, R. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Petani Kopi (Coffea sp). Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian, 11(2), 46–59. https://doi.org/https://doi.org/10.31942/mediagro.v11i2.1601

    Karyani, T., Mahaputra, K. A., Djuwendah, E., & Kusno, K. (2020). Dampak Pola Tanam Kopi Terhadap Pendapatan Petani (Suatu Kasus Di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(1), 101–112. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ma.v6i1.2742

    Khairul, K., Bakti, A. S., Lestari, S. P., & Sari, Y. E. (2024). Pendapatan Usahatani Ubi Kayu Di Desa Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara. Journal of Agriculture and Animal Science, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i1.1157

    Lestari, S. P., Sari, Y. E., Putra, U. P., Setiya Bakti, A., Handayani, S., & Hidayat, R. (2024). Peluang Peningkatan Pendapatan Petani di Kecamatan Abung Selatan dengan Usahatani Bawang Merah. Journal of Agriculture and Animsal Science, 4(2), 41–50. https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i2

    Mappiwali, A. A., Rumallang, A., & Hasriani. (2023). Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kopi Arabika Di Desa Kendenan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 1287–1299. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v10i2.9967

    Nigara, B. (2025). Strategi Bertahan Hidup Petani Kopi Pada Musim Paceklik Pra Dan Pasca Harga Kopi Mahal (Studi Fenomenologi Pada Petani Kopi Di Desa Mekar Jaya Kabupaten Lampung Barat) [Universitas Lampung]. https://digilib.unila.ac.id/94139/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf

    Ningsih, R., Sativa, F., Damayanti, Y., Jambi, U., Jambi -Muara Bulian, J. K., & Jambi, M. (2023). Produktivitas Tenaga Kerja Usahatani Kopi Liberika Pada Era New Normal Covid-19 Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sentrikom, 5(1), 310–314.

    Putra, S. I., Gunawan, D. S., Purnomo, S. D., & Jambi, M. (2020). Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Industri PengolahanKopi: Pendekatan Metode Hayami. Efficient Indonesian Journal of DevelopmentEconomics, 3994(3), 994–1005. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/efficient.v3i3.43518

    Saldiman, O., Yudiarini, N., & Pratiwi, L. P. K. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Kopi. Agrimeta, 11(21), 39–46.

    Sammane, A. T., Said, A., & Sulfiana, S. (2025). Faktor Internal dan Faktor Eksternal pada Pengembangan Usaha tani Kopi Arabika di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(12), 4009–4019. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i12.5022

    Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.

    Syahputra, F. (2024). Resiko Usahatani Kopi di Kabupaten Lampung Barat. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 10–16. https://doi.org/10.37149/jia.v9i1.1001

    Yunsepa, Y., Anwar, Y., & Triyudi, E. (2020). Pengaruh Harga Kopi Terhadap Pendapatan Petani Pada Distributor Al-Azaam Di Kecamatan Sungai Are Kabupaten Oku Selatan. Jurnal Kolegial, 8(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.55744/kolegial.v8i1.112

    Zulfin, M., Listiyani, & Ambarsari, A. (2025). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Robusta (Studi Kasus Desa Sucen, Kecamatan Gemawang, KabupatenTemanggung). Agroforetech, 3(1), 285–296.

  1. Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
  2. Az Zahra, F., Rumallang, A., & Hasriani. (2023). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Arabika Penanganan Pasca Panen Proses Kering & Basah (Studi Kasus di Desa Kendenan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang). WIRATANI : Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 55–69. https://doi.org/https://doi.org/10.33096/wiratani.v6i1.116
  3. Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Kopi Indonesia 2021.
  4. Bramana, S. M., Deswana, E., & Hartati, D. Y. (2022). Pengaruh Harga dan Kualitas Biji Kopi Terhadap Pendapatan Petani Pada Distributor Jhody Di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan. Jurnal Kolegial, 10(2), 158–173. https://doi.org/10.55744/kolegial.v10i2.177
  5. Haryanto, Y., Effendy, L., & Tri Yunandar, D. (2021). Karakteristik Petani Milenial pada Kawasan Sentra Padi di Jawa Barat. Jurnal Penyuluhan, 18(01), 25–35. https://doi.org/10.25015/18202236982
  6. Hutasoit, M. F., Prasmatiwi, F. E., & suryani, A. (2019). Pendapatan dan Tingkat Kesejahteraan Rumah Tangga Petani Kopi di Kecamatan Ulu Belu Kabupaten Tanggamus. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 7(3), 346–353. https://doi.org/https://doi.org/10.23960/jiia.v7i3.3772
  7. Istianah, Hastuti, D., & Prabowo, R. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Pendapatan Petani Kopi (Coffea sp). Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian, 11(2), 46–59. https://doi.org/https://doi.org/10.31942/mediagro.v11i2.1601
  8. Karyani, T., Mahaputra, K. A., Djuwendah, E., & Kusno, K. (2020). Dampak Pola Tanam Kopi Terhadap Pendapatan Petani (Suatu Kasus Di Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 6(1), 101–112. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/ma.v6i1.2742
  9. Khairul, K., Bakti, A. S., Lestari, S. P., & Sari, Y. E. (2024). Pendapatan Usahatani Ubi Kayu Di Desa Madukoro Kecamatan Kotabumi Utara Kabupaten Lampung Utara. Journal of Agriculture and Animal Science, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i1.1157
  10. Lestari, S. P., Sari, Y. E., Putra, U. P., Setiya Bakti, A., Handayani, S., & Hidayat, R. (2024). Peluang Peningkatan Pendapatan Petani di Kecamatan Abung Selatan dengan Usahatani Bawang Merah. Journal of Agriculture and Animsal Science, 4(2), 41–50. https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i2
  11. Mappiwali, A. A., Rumallang, A., & Hasriani. (2023). Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Kopi Arabika Di Desa Kendenan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 10(2), 1287–1299. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.25157/jimag.v10i2.9967
  12. Nigara, B. (2025). Strategi Bertahan Hidup Petani Kopi Pada Musim Paceklik Pra Dan Pasca Harga Kopi Mahal (Studi Fenomenologi Pada Petani Kopi Di Desa Mekar Jaya Kabupaten Lampung Barat) [Universitas Lampung]. https://digilib.unila.ac.id/94139/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf
  13. Ningsih, R., Sativa, F., Damayanti, Y., Jambi, U., Jambi -Muara Bulian, J. K., & Jambi, M. (2023). Produktivitas Tenaga Kerja Usahatani Kopi Liberika Pada Era New Normal Covid-19 Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Sentrikom, 5(1), 310–314.
  14. Putra, S. I., Gunawan, D. S., Purnomo, S. D., & Jambi, M. (2020). Analisis Pendapatan dan Nilai Tambah Industri PengolahanKopi: Pendekatan Metode Hayami. Efficient Indonesian Journal of DevelopmentEconomics, 3994(3), 994–1005. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/efficient.v3i3.43518
  15. Saldiman, O., Yudiarini, N., & Pratiwi, L. P. K. (2021). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Kopi. Agrimeta, 11(21), 39–46.
  16. Sammane, A. T., Said, A., & Sulfiana, S. (2025). Faktor Internal dan Faktor Eksternal pada Pengembangan Usaha tani Kopi Arabika di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(12), 4009–4019. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i12.5022
  17. Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.
  18. Syahputra, F. (2024). Resiko Usahatani Kopi di Kabupaten Lampung Barat. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis) : Jurnal Agribisnis Dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 10–16. https://doi.org/10.37149/jia.v9i1.1001
  19. Yunsepa, Y., Anwar, Y., & Triyudi, E. (2020). Pengaruh Harga Kopi Terhadap Pendapatan Petani Pada Distributor Al-Azaam Di Kecamatan Sungai Are Kabupaten Oku Selatan. Jurnal Kolegial, 8(1), 1–11. https://doi.org/https://doi.org/10.55744/kolegial.v8i1.112
  20. Zulfin, M., Listiyani, & Ambarsari, A. (2025). Analisis Pendapatan Usahatani Kopi Robusta (Studi Kasus Desa Sucen, Kecamatan Gemawang, KabupatenTemanggung). Agroforetech, 3(1), 285–296.